Kanwil Ditjenpas Sumut Tancap Gas Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Tanam Jagung Perdana di Lahan Air Joman

INDONESIA NOW

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:14 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pelaksanaan penanaman jagung perdana di Lahan Air Joman, Kabupaten Asahan, Jumat (13/2).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno, bersama Wakil Bupati Asahan, Kalapas Tanjung Balai Asahan, Kalapas Labuhan Ruku, serta jajaran pejabat struktural dan staf Lapas Labuhan Ruku. Penanaman jagung dilakukan sebagai tanda dimulainya pengelolaan lahan pertanian secara berkelanjutan di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Sumut mengambil peran aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Program tersebut menekankan pentingnya kemandirian pangan sebagai fondasi ketahanan nasional, sekaligus mendorong seluruh instansi pemerintah untuk mengoptimalkan potensi sumber daya yang dimiliki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno, menegaskan bahwa penanaman jagung perdana ini merupakan bentuk nyata kontribusi pemasyarakatan dalam mendukung agenda strategis nasional.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni penanaman, tetapi langkah awal yang serius dalam mengoptimalkan lahan yang telah dipercayakan kepada jajaran pemasyarakatan. Lahan Air Joman harus dikelola secara berkelanjutan, produktif, dan memberikan manfaat nyata, baik bagi ketahanan pangan nasional maupun bagi pembinaan kemandirian warga binaan,” tegas Yudi.

Ia juga menekankan bahwa pengembangan pertanian dan peternakan di lahan tersebut harus dirancang sebagai program jangka panjang yang terencana dan terukur.
“Kami ingin lahan ini menjadi contoh pengelolaan lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan. Dengan sinergi bersama pemerintah daerah dan pengawasan yang berkelanjutan, kami optimistis Air Joman dapat berkembang sebagai kawasan industri pembinaan yang mandiri dan berdaya saing,” tambahnya.

Kanwil Ditjenpas Sumut mendorong agar Lahan Air Joman dapat menjadi role model pengelolaan lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan. Selain berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional, kawasan ini juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran
keterampilan kerja bagi warga binaan sebagai bekal reintegrasi sosial setelah selesai menjalani masa pidana.

Sinergi lintas sektor turut diperkuat dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Asahan. Wakil Bupati Asahan menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk terus berkolaborasi dalam pengembangan pertanian dan peternakan di lahan tersebut, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat luas.

Sementara itu, Kalapas Labuhan Ruku menegaskan komitmen satuannya untuk menjadikan Lahan Air Joman sebagai pusat industri pembinaan kemandirian. Pengelolaan pertanian dan peternakan akan dilaksanakan secara terencana, profesional, dan berorientasi pada hasil yang berkelanjutan.

Melalui penanaman jagung perdana ini, Kanwil Ditjenpas Sumut berharap Lahan Air Joman dapat berkembang menjadi kawasan industri pembinaan yang produktif dan mandiri. Program ini menjadi wujud nyata kontribusi pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan.(AVID/rel)

Berita Terkait

Metode Tumpang Sari Bikin Jagung Betras di Tandan Sari Tumbuh Optimal Menjelang Panen Juni
Perkuat Swasembada Pangan Polresta Pekanbaru: Polsek Kawasan Pelabuhan Salurkan Bantuan ke Petani
Peringati Harkitnas dan Reformasi, Mahasiswa Karawang Tolak Hoaks dan Tindakan Anarkis
Kepercayaan Publik yang Retak: Ketika Pemerintah Desa, Media, dan Masyarakat Gagal Bersinergi
Anggota DPRD Dituntut 5,5 Tahun, FPR Desak KPK Tetapkan Aktor Intelektual sebagai Tersangka
Asisten Penasehat Khusus Presiden Bidang ESDM Hadiri Musdalub AKPERSI Sumsel 2026-2031
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Pejabat Arogan: Kadisdukcapil Pekanbaru Dituduh Menganggap Masyarakat Sebagai Calo

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Laksanakan Program Poliran Kapolri, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Perkuat Kemitraan dan Serap Aspirasi Warga, Polres Aceh Tenggara Gelar FKPM di Desa Perapat Hulu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:37 WIB

Luapan Air Rendam Jalan Lintas Kutacane–Medan, Polres Aceh Tenggara Atur Arus Lalu Lintas Di Desa Kuning I

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Tenggara Edukasi Pengguna Jalan Lewat Stiker Keselamatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Kobarkan Semangat Persatuan, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Banjir di Bambel, Keselamatan Warga dan Pengguna Jalan Jadi Perhatian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:12 WIB

Respons Informasi Warga, Polres Aceh Tenggara Ungkap Penanaman Ganja di Ketambe

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Berita Terbaru