Rakyat Dan Insan Pers Kecewa! Pejabat Yang Selama Ini Terlihat Tegas Ternyata Diduga Tak Bersih

INDONESIA NOW

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:53 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatera Selatan, — Kabar operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap lima aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Rabu (10/6/2026) mengejutkan publik, khususnya insan pers dan masyarakat di Sumatera Selatan.

Ironisnya, lembaga yang selama ini dikenal paling lantang berbicara soal ketegasan, disiplin anggaran, dan penindakan terhadap kesalahan penggunaan uang negara, kini justru terseret dalam dugaan praktik suap yang mencederai kepercayaan rakyat.

Berdasarkan keterangan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif dan perkara telah dinaikkan ke tahap penyidikan terkait dugaan suap audit pengadaan smart board di Kabupaten Muara Enim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Publik tentu berhak bertanya: bagaimana mungkin pihak yang selama ini begitu keras mengaudit dan memeriksa penggunaan anggaran, kini justru diduga bermain di belakang layar?

Selama ini banyak media lokal, baik cetak maupun online di daerah Sumatera Selatan, merasa ruang geraknya semakin dipersempit. Kerja sama publikasi dengan instansi pendidikan dan pemerintah bahkan disebut-sebut dibatasi hingga media kehilangan pemasukan dan ruang untuk menjual karya jurnalistik mereka secara legal dan profesional.

Di saat para awak media kecil harus berjuang mencari penghasilan dari nilai publikasi yang terkadang hanya bernilai puluhan ribu rupiah, publik justru disuguhi kabar dugaan praktik suap yang melibatkan oknum lembaga pengawas negara.

Inilah yang membuat masyarakat kecewa dan geram. Ketegasan yang selama ini dipertontonkan kepada publik kini dipertanyakan. Jangan sampai ada kesan bahwa hukum hanya tajam ke bawah, namun tumpul ketika menyentuh lingkungan sendiri.

Jika benar terbukti menerima suap, maka perbuatan tersebut bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga pengkhianatan terhadap amanah rakyat dan marwah lembaga negara.

Rakyat tidak membutuhkan pencitraan. Rakyat membutuhkan kejujuran, integritas, dan keteladanan nyata dari para pejabat publik.

Kasus ini harus diusut tuntas tanpa tebang pilih. Siapa pun yang terlibat wajib diproses sesuai hukum yang berlaku. Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas negara runtuh akibat ulah segelintir oknum yang diduga menyalahgunakan jabatan demi kepentingan pribadi.

Karena ketika pengawas justru ikut bermain, maka yang hancur bukan hanya aturan, tetapi juga kepercayaan rakyat terhadap keadilan itu sendiri. (Fc)

Berita Terkait

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Babul Rahmah Gencarkan Patroli Dialogis, Cegah Karhutla Sebelum Meluas
Dana BOS Pemeliharaan SMPN 2 Katapang Ratusan Juta per Tahun, Sejumlah Fasilitas Sekolah Justru Memprihatinkan
Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika
Gelar KRYD, Sat Reskrim Polres Simalungun Ajak Warga Bersatu Perangi Premanisme, Judi, Narkoba, dan Geng Motor
Vonis 6 Bulan Dalam Kasus Penganiayaan Berujung 10 Jahitan PN Kayuagung Tuai Sorotan Publik, Dimana Rasa Keadilan Bagi Korban?
Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo
Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Wujud Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat, Lapas Binjai Gelar Kegiatan Jumat Berkah

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:54 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Babul Rahmah Ajak Warga Lawe Sumur Jaga Kelestarian Hutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Banjir di Bambel, Keselamatan Warga dan Pengguna Jalan Jadi Perhatian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:12 WIB

Respons Informasi Warga, Polres Aceh Tenggara Ungkap Penanaman Ganja di Ketambe

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Tak Hanya Menegakkan Hukum, Kapolres Aceh Tenggara Perkuat Pendidikan Lewat Program POLIDIK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres, Terjun Langsung Laksanakan Strong Point Bersama Personel

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Laksanakan Subuh Keliling di Masjid Al Muchlisin Pasbel

Berita Terbaru