Marzuan: Jangan Geser MBG dari SPPG ke Kantin Sekolah Tanpa Kajian

INDONESIA NOW

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 08:57 WIB

5033 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA — Wacana melibatkan kantin sekolah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat perhatian dari Ketua Macan Asia Indonesia Kabupaten Aceh Tenggara, Marzuan Al-Ikbal Kamal.

Marzuan menilai keberadaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap penting sebagai salah satu pilar utama pelaksanaan MBG. Menurut dia, jika dalam pelaksanaannya masih terdapat kekurangan, pemerintah seharusnya melakukan evaluasi dan pembenahan, bukan terburu-buru mengubah skema distribusi.

“Menurut saya, SPPG yang sudah berjalan lebih baik diperkuat. Kalau ada kekurangan, dievaluasi dan diperbaiki. Jangan karena ada persoalan, sistem yang sudah dibangun kemudian dialihkan ke kantin sekolah tanpa kajian yang matang,” ujar Marzuan, Kamis (10/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Marzuan, kantin sekolah memang memiliki keunggulan karena berada dekat dengan siswa sebagai penerima manfaat. Namun, kedekatan lokasi belum otomatis menjamin terpenuhinya standar penyediaan makanan dalam program MBG.

Ia menyebut sejumlah aspek harus menjadi perhatian, mulai dari kandungan gizi, kecukupan porsi, kualitas bahan pangan, kebersihan, keamanan makanan hingga kemampuan tenaga pengelola.

“Yang paling penting bukan hanya makanan sampai kepada anak-anak. Pemerintah harus memastikan kandungan gizinya sesuai, porsinya cukup, bahan yang digunakan memenuhi standar, dan proses pengolahannya aman,” katanya.

Pengawasan Jangan Diabaikan

Marzuan juga mengingatkan pemerintah agar tidak mengabaikan aspek pengawasan apabila jumlah titik pengelolaan MBG diperbanyak.
Menurut dia, semakin banyak pihak dan tempat yang terlibat dalam penyediaan makanan, semakin kompleks pula sistem pengawasan yang harus dibangun. Terutama menyangkut kualitas makanan, pengadaan bahan pangan dan penggunaan anggaran.

“Jangan sampai atas nama efisiensi justru muncul banyak titik baru yang sulit diawasi. Pengadaan dan pengelolaan anggaran harus transparan serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia tidak menutup kemungkinan kantin sekolah dilibatkan dalam program MBG. Namun, pelibatan tersebut, kata Marzuan, harus dilakukan secara selektif dan berdasarkan standar yang jelas.

Kantin yang dilibatkan setidaknya harus memiliki fasilitas memadai, memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan, mampu menyediakan makanan dalam kapasitas yang dibutuhkan, serta memenuhi ketentuan gizi yang ditetapkan pemerintah.

“Kalau ada kantin sekolah yang memang memenuhi seluruh standar, tentu bisa dipertimbangkan. Tetapi jangan kemudian SPPG dianggap tidak diperlukan. SPPG tetap harus menjadi salah satu pilar utama pelaksanaan MBG,” tegasnya.

Marzuan mengatakan evaluasi terhadap program MBG merupakan hal yang wajar. Namun, evaluasi semestinya diarahkan untuk memperbaiki kualitas pelayanan, bukan sekadar mengganti model pelaksanaan.

“Yang harus menjadi ukuran adalah apakah anak-anak mendapatkan makanan bergizi, aman dan layak, sementara penggunaan anggarannya juga transparan. Itu yang harus dikawal bersama,” kata Marzuan.

(Redaksi)

Berita Terkait

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Wustha
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pembersihan Lumpur Pascabanjir, Ketua LSM Kaliber Aceh Beri Apresiasi
Tak Sekadar Instruksi, Kapolres Aceh Tenggara Turun Langsung Berjibaku Bersihkan Jalan Nasional dan Rumah Warga Pascabanjir
Respons Cepat Pascabanjir, Kapolres Agara Pimpin Pengerahan Personel Polres dan Brimob Bantu Warga Desa Kuning I
Kapolres Aceh Tenggara Laksanakan Program Poliran Kapolri, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Perkuat Kemitraan dan Serap Aspirasi Warga, Polres Aceh Tenggara Gelar FKPM di Desa Perapat Hulu
Luapan Air Rendam Jalan Lintas Kutacane–Medan, Polres Aceh Tenggara Atur Arus Lalu Lintas Di Desa Kuning I
Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Tenggara Edukasi Pengguna Jalan Lewat Stiker Keselamatan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Wustha

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pembersihan Lumpur Pascabanjir, Ketua LSM Kaliber Aceh Beri Apresiasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:38 WIB

Tak Sekadar Instruksi, Kapolres Aceh Tenggara Turun Langsung Berjibaku Bersihkan Jalan Nasional dan Rumah Warga Pascabanjir

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:44 WIB

Respons Cepat Pascabanjir, Kapolres Agara Pimpin Pengerahan Personel Polres dan Brimob Bantu Warga Desa Kuning I

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Laksanakan Program Poliran Kapolri, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:37 WIB

Luapan Air Rendam Jalan Lintas Kutacane–Medan, Polres Aceh Tenggara Atur Arus Lalu Lintas Di Desa Kuning I

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Tenggara Edukasi Pengguna Jalan Lewat Stiker Keselamatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Kobarkan Semangat Persatuan, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98

Berita Terbaru