Mengapul Manik Angkat Suara: Pernyataan Wali Kota Jadi Tantangan Serius bagi APH

INDONESIA NOW

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026 - 18:35 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam – Tokoh masyarakat, Mengapul Manik, kembali angkat bicara menanggapi pernyataan Wali Kota Subulussalam yang dinilainya menimbulkan polemik di tengah publik. Dalam keterangannya, Mengapul menyebut bahwa pernyataan tersebut dapat menjadi tantangan besar bagi Aparat Penegak Hukum (APH), baik di tingkat Aceh maupun Kota Subulussalam.

Menurut Mengapul Manik, sikap yang terkesan menunjukkan kurangnya kepercayaan terhadap APH bisa memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Ia menilai, sebagai kepala daerah, seharusnya wali kota memberikan pernyataan yang memperkuat sinergi dengan lembaga penegak hukum seperti Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kejaksaan Republik Indonesia, bukan sebaliknya.

> “Pernyataan wali kota ini menjadi tantangan besar bagi penegak hukum. Jangan sampai muncul kesan ada krisis kepercayaan terhadap APH di Aceh maupun di Kota Subulussalam,” tegas Mengapul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyampaikan bahwa kepercayaan publik terhadap pemerintah dan aparat hukum merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas daerah. Jika muncul narasi yang seolah-olah meragukan kinerja APH, dikhawatirkan dapat memicu kegaduhan serta memperlemah wibawa institusi hukum di mata masyarakat.

Mengapul berharap semua pihak dapat menahan diri dan mengedepankan komunikasi yang sehat serta terbuka. Menurutnya, jika terdapat persoalan atau dugaan pelanggaran, sebaiknya diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme hukum yang berlaku tanpa membangun opini yang berpotensi memperkeruh suasana.

“Penegakan hukum harus dihormati. Kalau ada persoalan, buktikan dengan data dan laporkan sesuai prosedur. Jangan sampai pernyataan yang dilontarkan justru memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Wali Kota Subulussalam terkait pernyataan tersebut. Publik kini menanti klarifikasi dan langkah konkret demi menjaga kondusivitas di Kota Subulussalam. Red

Berita Terkait

SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku
Brimob Aceh Hadirkan Aksi Nyata Lewat Program Indonesia ASRI, Masjid Baiturrohim Kini Lebih Bersih dan Nyaman
Satu Tembakan, Satu Malam Mencekam, dan Akhir Pelarian Terduga Pelaku di Kebun Sawit
Mobil BUMDes Kembali ke Desa, Anwar Titip Pesan untuk Kemajuan Pasir Belo
Inspektorat dan DPMK Tegaskan Program Ketahanan Pangan–Stunting 2025 Wajib Dilaksanakan, LSM Desak APH Selidiki Dugaan Fiktif di Teladan Baru
Akun Facebook “Subulussalam Neutral” Dinilai Meresahkan, Warga Minta Kapolres Subulussalam Bertindak Tegas
Hadir Tapi Bungkam? Sikap Fraksi Rabbani di DPRK Tuai Kekecewaan
Hasan Gerinci Desak Aparat Seret Kasus Defisit Rp290 M ke Meja Hijau, Subulussalam Memanas

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:36 WIB

Futsal May Day Cup 2026 Pelajar Se-Tangerang Raya, Bersatu Jaga Kamtibmas

Senin, 9 Maret 2026 - 21:37 WIB

Ketua Umum LSM Triga Nusantara Mengecam Keras Dugaan Suap dan Desak KPK Tangkap Semua Penerima Uang Ijon

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:01 WIB

Keluarga Besar Ponpes Tajul Alawiyyin Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Ramadhan

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:11 WIB

Catatan Akhir Sekolah Gelar Do’a Bersama Pelajar se-Bogor, Perkuat Komitmen Tolak Tawuran dan Narkoba

Berita Terbaru